Dinas Komunikasi Dan Informatika
Kota Mojokerto
DKPP KOTA MOJOKERTO BENTUK 26 TENAGA PENDAMPING PADA BIDANG PERTANIAN PERIKANAN...
17 November 2020
<p>MOJOKERTO – GEMA MEDIA : </p><p>Guna mendukung program ketahanan pangan yaitu kemandirian pangan yang digagas oleh Pemerintah Kota Mojokerto pada tahun 2021 mendatang. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto menjaring 26 tenaga pendamping yang terdiri dari sarjana pertanian, perikanan dan peternakan guna mendampingi kelompok – kelompok ma<i>sy</i>arakat yang bergerak dibidang pertanian, perikanan dan peternakan di Kota Mojokerto. 26 tenaga pendamping ma<i>sy</i>arakat tersebut diwajibkan mengikuti bimbingan teknis (bimtek) selama tiga hari, dari tanggal 17 hingga 19 November 2020. Nantinya, dalam masa kerja selama 6 bulan para tenaga pendamping ini akan membuat program kerja serta mendampingi kelompok ma<i>sy</i>arakat sesuai dengan peminatan yang telah ditentukan. Kepala DKPP Kota Mojokerto – Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, M.Si – dit</p><p> “bimtek tenaga pendamping ini dilaksanakan selama tiga hari, dimulai dari hari ini (17 november 2020), dengan masa kontrak 6 bulan. dan nantinya tugas dari para pendamping ini adalah membuat program kerja serta mendampingi maksimal 10 kelompok ma<i>sy</i>arakat.” Tutur Sri Asih selaku ketua panitia sekaligus Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kota Mojokerto. Selasa (17/11/2020). Sri Asih menjelaskan selain mendampingi pada bidang pertanian, perikanan dan peternakan, tugas dari para pendamping masyarakat ini juga dalam bidang managemen usaha. Hal tersebut sesuai dengan permintaan Walikota Mojokerto Ika Puspitasari yang mengharapkan dari masing – masing kelompok yang sudah terbentuk akan ada peningkatan yang mengarah pada bisnis. Narasumber 1 – Ir. Tri Judi Sukartono, M.Sc, Ph. D – Asesor Kementrian Pertanian Republik Indonesia – dit Kepala DKPP Kota Mojokerto Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan, M.Si berharap, 26 pendamping ma<i>sy</i>arakat ini benar – benar mengimplementasikan hasil belajar selama masa perkuliahan pada pendampingan kepada masyarakat, baik dibidang pertanian, perikanan maupun peternakan yang ada di Kota Mojokerto. </p><p>Happy sapaan akrab Kepala DKPP Kota Mojokerto ini juga menjelaskan maksud dan tujuan pembentukan tenaga pendamping serta menjelaskan apa saja tugas dari tenaga pendamping ma<i>sy</i>arakat ini. “saya yakin adik – adik ini sudah mumpuni dibidang masing – masing pada saat masa perkuliahan. Nah ini saatnya mengimplementasikan kepada ma<i>sy</i>arakat baik dibidang pertanian, perikanan, maupun peternakan. Tujuan dari pendampingan ini sendiri nantinya, ma<i>sy</i>arakat bisa mandiri dalam menjalankan budidaya baik dibidang pertanian, perikanan, maupun peternakan dengan ada nya pendampingan dari adik – adik ini.” 26 pesrta Bimtek pendamping ma<i>sy</i>arakat – dit Happy juga berharap, 26 tenaga pendamping ini mampu bekerja dengan hati, untuk mendukung program dari pemerintah Kota Mojokerto dibidang pertanian, perikanan dan peternakan dan bisa memajukan Kota Mojokerto dibidang kemandirian pangan. Bimbingan teknis yang dilaksanakan di ruang pertemuan DKPP Kota Mojokerto ini menghadirkan 3 Narasumber, diantaranya Ir. Tri Judi Sukartono, M.Sc, Ph. D – Asesor Kementrian Pertanian Republik Indonesia, Ir. Siti Harini MM – Dinas Peternakan Kabupaten Mojokerto, serta Malik Ridwan A.Pi, M.Si – Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Mojokerto. (dit/er).<br></p>
← Kembali ke daftar berita